Berdamai Dengan Kenyataan
Sudah berapa banyak kenangan buruk yang melanda kita? Seberapa lama kita bisa melewati itu semua? Berapa banyak kesalahan yang kita tumpahkan kepada orang lain atas kegagalan kita? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu terus menghujam pikiran disaat kita ingin berdamai dengan diri sendiri. Dimana kita masih di dalam proses untuk memahami bahwa kejadian buruk yang sudah terjadi masih ada harapan untuk diperbaiki. Ayah saya pernah berkata bahwa "tidak ada hal yang bisa dilakukan setelah kejadian buruk terjadi kepadamu, yang bisa kamu lakukan yaitu bertahan hidup untuk hari ini atau mati di kemudian hari". Hal itu menjadi acuan di benak saya untuk bisa bertahan hingga sekarang. Di masa-masa seperti ini banyak hal yang bisa kita ambil dari orang yang sudah hidup lebih lama dari kita, dimana mereka pastinya sudah mengalami hidup yang jauh lebih lama dari kita, dan kita bisa menelaah apa yang menjadi alasan dari tiap tingkah laku yang diperbuatnya. Dari situ kita bisa menemuk...