Posts

Showing posts with the label Mindset

Sloth

Image
Pernah terpikirkan sebelumnya bahwa semua lingkungan manusia yang emosional merupakan hal yang sangat lumrah. Segala perasaan ada pada tiap manusia dan ditunjukkan nya berbagai macam perasaan yang berbeda-beda. Kecenderungan akan manusia untuk bertahan yang menyebabkan terkadang membuat tindakan manusia seperti terlihat sangat sensitif atau emosional.  Layaknya hukum gerak ketiga Newton, dimana adanya aksi pada suatu benda akan menimbulkan reaksi yang sama besarnya dengan gaya yang diberikan namun berlawanan arah. Kecenderungan perbuatan defensif yang dilakukan seakan hanya membuat manusia tersebut ingin tetap mempertahankan kedudukan/posisi/kekuasaan. Namun manusia bukanlah sebuah benda yang bisa diukur dengan menggunakan hukum tersebut. Jadi jika kalian masih bersifat seperti itu, maka bisa dikatakan kalian tidak ingin berpindah dari posisi saat ini. Namun realitanya manusia selalu diberikan gaya maju yaitu waktu yang membuat kita sama sekali tidak bisa berdiam meskipu...

Berdamai Dengan Kenyataan

Sudah berapa banyak kenangan buruk yang melanda kita? Seberapa lama kita bisa melewati itu semua? Berapa banyak kesalahan yang kita tumpahkan kepada orang lain atas kegagalan kita?  Pertanyaan-pertanyaan seperti itu terus menghujam pikiran disaat kita ingin berdamai dengan diri sendiri. Dimana kita masih di dalam proses untuk memahami bahwa kejadian buruk yang sudah terjadi masih ada harapan untuk diperbaiki. Ayah saya pernah berkata bahwa "tidak ada hal yang bisa dilakukan setelah kejadian buruk terjadi kepadamu, yang bisa kamu lakukan yaitu bertahan hidup untuk hari ini atau mati di kemudian hari". Hal itu menjadi acuan di benak saya untuk bisa bertahan hingga sekarang. Di masa-masa seperti ini banyak hal yang bisa kita ambil dari orang yang sudah hidup lebih lama dari kita, dimana mereka pastinya sudah mengalami hidup yang jauh lebih lama dari kita, dan kita bisa menelaah apa yang menjadi alasan dari tiap tingkah laku yang diperbuatnya. Dari situ kita bisa menemuk...

The Process of Understanding Yourself

Image
Pastinya ga mudah buat kita buat bisa ada di tahap kita bisa memahami diri sendiri. Dimana kita hidup selalu untuk mencari apa yang terbaik untuk diri sendiri ataupun orang lain dan dimana disaat itu tingkat prioritas menjadi hal yang sulit untuk ditetapkan. Dimulai dari pasangan ataupun orang terdekat yang menjadi polemik dimana kita belum dapat menentukan hal apa yang terbaik untuk mereka. Tidak jarang akan adanya dinamika antara hubungan kita dengan orang sekitar kita yang diakibatkan dari diri kita melalui komunikasi yang salah karena kita tidak benar-benar mengerti. Akhirnya menyebabkan kita menyesali apa yang sudah kita perbuat terhadap orang-orang yang disayang. Penyesalan itu adalah sebuah proses bahwa kita jadi mengetahui apa yang kita lakukan terhadap orang lain itu kurang baik.  Terdapat 2 hasil dari proses tersebut dimana, dari penyesalan yang ditimbulkan akan membuat diri kita menjadi lebih memahami diri kita sendiri, atau pilihan kedua yaitu menyalahkan or...

Toughest Time in This Generation

Image
Jika dihitung dari awalnya fenomena Cov*d-19 merebak di seluruh dunia, dari Desember 2019 berarti kita sudah mengalami fase penyebaran wabah selama lebih dari 4 bulan. Dan di masa-masa ini memang sangat sulit diterima oleh dunia. Banyak yang sudah dilakukan oleh masing-masing negara untuk mempertahankan dan menjaga masyarakatnya untuk mencegah penyebaran ini menjadi lebih parah.  Banyak hal juga yang sudah dikemukakan oleh berbagai ahli di setiap bidang perihal dampak dari pandemi global ini. Tidak sedikit dari kita bisa bertahan dari gempuran pandemi yang mematikan ini. Bagi manusia lain yang bisa bertahan dari pandemi ini, masalah lain muncul dimana banyak yang terkena imbas untuk kehilangan mata pencaharian dengan dalih pencegahan wabah ini.  Tidak ada seorangpun yang menginginkan keadaan seperti ini. Hingga akhirnya pada keadaan seperti ini, banyak pemberitaan ataupun opini-opini yang mengatakan bahwa kondisi pandemi seperti ini adalah merupakan setting dari e...

Journey To Our Home

Image
Teruntuk kalian yang selalu merindukan "Rumah". Sebenarnya kita selalu dalam proses pencarian untuk rumah tersebut. Menurut gw, "Rumah" itu bukanlah sebuah tempat. Tapi menurut gw "Rumah" itu adalah apapun yang bisa buat kita aman, nyaman, dan merasa terlindung dari segala marabahaya sehingga kita bisa melakukan apapun yang kita mau. Tidak dipungkiri bahwa keseluruhan yang manusia lakukan di dunia ini adalah memiliki tujuan nya masing-masing dengan mendeskripsikan secara individu. Ada yang bilang "Rumah" itu adalah tempat mereka bernaung, ada yang bilang bahwa "Rumah" itu berbentuk manusia. Mereka dapat mendeskripsikan hal tersebut selama mereka mendapatkan perasaan tersebut dari bentuk yang mereka sebutkan. Hal yang bisa gw dapat dari kondisi seperti sekarang ini dimana hampir keseluruhan manusia di dunia dihimbau untuk selalu stay dirumah, yaitu tidak seluruhnya manusia merasa bahwa dengan mereka di rumah adalah sebuah tindakan...

Introduction

Image
We Will Return At The End I'm just an ordinary human that already shaped through all the memories i had for the last 27 Years Ago. There is many of human that still struggling in this life through pain and sorrow. But, when we had goes through it, we will ask the same question at the end. "Am i still in Pain?". For answering that, sometimes we get the answer, but sometimes we forgot that in the past that we had those question.  I'm the one that can't express my feelings directly to anything. Since i always think, "Why other people should know about my feeling?, there is no benefit for them to know. If you want tell that is trust issues, yeah right. i have trust issues. And everybody have their own problem to solve. Be a burden is not my purpose at all. But i want to help everyone despite my condition or you all can say, i'm the one that never think about myself 1st before i'm going to help the others.  For 27 years i lived, and this...